Selasa, 17 Juli 2012

KAU - Nicky Astria


Padamu diriku tak pernah coba memahami hatimu
Padamu diriku terlalu membuat gelisah selalu
Padamu diriku senantiasa mengekang kebebasanmu
Padamu diriku tak ikhlas bernaung dalam percintaan
Engkau terbelenggu..
Padaku dirimu tak pernah menilai kasih dan sayangku
Padaku dirimu terlupa betapa ku cinta padamu
Padaku dirimu terlalu menilai kesilapanku

Karena kau kau kau terlalu egois
Mengapa kau kau kau terlupa romantis
Terlalu kau kau kau menyayangi aku
Sehingga kau kau kau menjadi cemburu
Dikala aku masih mencintaimu
Aku masih setia padamu
Usah engkau tarik jemariku untuk cinta suci
Usah, biarkan deru mendekati jiwamu.

Jumat, 08 Juni 2012

MY HANDMADE NOTE

Gimana sih rasanya kalo ada orang yang suka ama hasil karya kita? seneng banget kan?
Iya, pastinya.

Jadi gini, seminggu kemaren aku dapet pesenan note. Awalnya bener-bener ga sengaja, Si adekku  minta tolong buat dibikinin note buat ditulisin rumus-rumus dan disumbangin ke perpustakaan. Aku bikinin satu biji, besoknya dibawa ke sekolah dan banyak yang minta dibikinin. Kaget, ga nyangka juga kalo bakal ada yang suka dan minta dibikinin. Emang sih kalo dipikir-pikir untungnya ga seberapa, tapi kepuasan pelanggan adalah semangat bagi saya... #tsaaaaahhh...

Ini beberapa contoh note nya.


ATH- THAARIQ

Ath-Thaariq (At-Tariq)
Artinya : Yang Datang di Malam Hari (The Night Visitant)
Surat ke 86 = 17 Ayat   (diwahyukan di Mekah)





wassamaa-i waththaariq
[86:1] Demi langit dan yang datang pada malam hari,
[86:1] I swear by the heaven and the comer by night;

wamaa adraaka maa ththaariq
[86:2] tahukah kamu apakah yang datang pada malam hari itu?
[86:2] And what will make you know what the comer by night is?

annajmu tstsaaqib
[86:3] (yaitu) bintang yang cahayanya menembus,
[86:3] The star of piercing brightness;

in kullu nafsin lammaa 'alayhaa haafizh
[86:4] tidak ada suatu jiwapun (diri) melainkan ada penjaganya.
[86:4] There is not a soul but over it is a keeper.

falyanzhuri l-insaanu mimma khuliq
[86:5] Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan?
[86:5] So let man consider of what he is created:

khuliqa min maa-in daafiq
[86:6] Dia diciptakan dari air yang dipancarkan,
[86:6] He is created of water pouring forth,

yakhruju min bayni shshulbi wattaraa-ib
[86:7] yang keluar dari antara tulang sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan.
[86:7] Coming from between the back and the ribs.


innahu 'alaa raj'ihi laqaadir
[86:8] Sesungguhnya Allah benar-benar kuasa untuk mengembalikannya (hidup sesudah mati).
[86:8] Most surely He is able to return him (to life).

yawma tublaa ssaraa-ir
[86:9] Pada hari dinampakkan segala rahasia,
[86:9] On the day when hidden things shall be made manifest,

famaa lahu min quwwatin walaa naasir
[86:10] maka sekali-kali tidak ada bagi manusia itu suatu kekuatanpun dan tidak (pula) seorang penolong.
[86:10] He shall have neither strength nor helper.



Catatan : Inilah salah satu surat yang paling aku sukai. Ada kata-kata ajaib yang bisa bikin aku merinding tiap denger atau baca surat ini.

Selasa, 22 Mei 2012

Misteri Cinta - Nicky Astria



Kala cinta berlabuh di dermaga

Kutelusuri karang terjal berliku
Tak peduli pasirnya melukai
Aku pasrah dalam rangkulnya

Bila cinta berlumur dusta

Aku tenggelam dalam keruhnya
Sebab dia memeri ceria
Walau dia perih menyalibku

Pedihnya kemesraan yang dalam

Adalah luka karena tingkahnya
Tetes darah di atas suka cita
Adalah suka lara di atas getarnya

Aku menjadi bulan di atas riaknya

Aku menjadi bintang di atas gelimbang
Aku jadi segala yang diinginkannya
Untuk didamparkan di pantai ini 

Senin, 21 Mei 2012

PRODUK KEGANTENGAN BELANG.

Punya kucing itu berasa kaya punya anak sendiri. Gimana enggak? tiap gue bangun tidur yang gue pikirin cuma Belang dimana? tiap pulang kuliah yang gue tanyain Belang dimana? tiap jalan-jalan yang gue pikirin oleh-oleh buat Belang apa?
Belakangan ini gue sering jengkel ama kucing bangkotan -kucing preman RT 17- Si kucing ini sering nge-Mob Belang. Belang jadi takut keluar rumah, Belang jadi jarang pup. Kadang nahan pipis sampai tititnya bengkak.

Acara wajib Belang tiap 3 hari sekali adalah: MANDI. Tiap mandiin Belang gue berasa kaya Dian Sastro dan anaknya di iklan Johnson n Johnson. Ngomong-ngomong soal Johnson n Johnson nih, Belang pernah pake produk ini. Awalnya sih, gue mandiin Belang pake shampoo dewasa, tapi bulunya kasar dan matanya belekan. Terus gue pikir, gue harus mandiin Belang pake shampoo yang ga pedih di mata. Seketika gue inget iklan si Dian Sastro tadi. Selama pemakaian Johnson shampoo bulunya Belang jadi halus, bercahaya dan yang paling penting enggak belekan lagi. :)

Lama-lama gue ngerasa Belang juga harus wangi! Malu dong, kalo Belang ga wangi. Gue inisiatif buat ganti shampoo Belang ke shampoo yang beraroma buah segar. Gue beliin Shampoo Dee dee apel. Murah sih yang ukuran tanggung aja ga ada 5 ribu rupiah. Tapi bulu Belang jadi kasar, walaupun wanginya seger. Akhirnya gue ganti lagi shampoonya pake Shampoo Cussons Baby. Lebih murah dari Johnson shampoo tapi hasilnya ga kalah bagusnya. Selain lembut di mata, shampoo ini bikin bulu Belang jadi halus, bercahaya, jadi lebih putih dan wanginya itu loh, khas Cussons banget. Kayanya bakal stay ama shampoo ini.


Semoga ada produser iklan yang baca ini. Dan beliau tergerak hatinya untuk mengorbitkan Belang jadi bintang iklannya. Amin.
:D

THE MOST UNFAVE FOOD #1

Gue suka makan bakso. Gue suka makan soto kuali di depan Tamini Square (kapan-kapan gue bikin reviewnya). Ada orang bilang sayuran ga enak tapi, gue hobi banget makan sayuran (apapun) yang direbus terus dicocol saos. 

Ada juga orang yang hobi banget makan nasi goreng sampai ke restoran pun pesennya cuma nasi goreng (ampun!). Dan gue cuma bisa terheran-heran apa enaknya nasi goreng? gue pernah punya pengalaman buruk dengan si nasi goreng ini (yah semacam trauma kali ya). Jadi begini, dulu waktu kecil Emak gue getol banget bikinin gue nasi goreng, Emak gue kalo bikin nasi goreng enak banget sampai-sampai waktu bekel makan ke sekolah (SD) nasi goreng gue dihargai temen gue 100 perak per suap (tahun 90-an 100 perak banyak coy!). Tapi gue stay cool, ga tergoda. Gue makan dengan lahap dan temen gue cuma bisa nelen ludah. Nah suatu ketika Emak gue masak nasi goreng, gue makan dengan rakusnya. Tiba-tiba di salah satu suapan nasi goreng gue asiiiiiiiiiiiiin banget. Gue rasa bumbunya ga kecampur semua. Ok, sekali gue maklumin. Besok-besoknya lagi kejadian itu terulang, terus-menerus. Gue jadi ragu mau makan nasi goreng lagi. Dan tiap gue ngeliat nasi goreng gue selalu terbayang rasa asin itu. Sejak itu gue selalu menolak Nasi Goreng!

Setelah itu bukannya gue ga pernah nyoba makan nasi goreng, tapi tiap gue coba makan pasti ada hal ajaib terjadi. Kaya waktu itu ketika gue udah jadi anak kuliahan. Gue pulang kuliah malem, laper. Lah, kebetulan didepan rumah ada orang hajatan. Kayanya sih emak gue dikasih sepiring nasi goreng dari sana. Gue lihat ada sosisnya, ada baksonya, ada dagingnya. Karena gue laper dan kangen rasa Nasi Goreng enak, gue coba makan. Gue ambil sesendok nasi goreng dan sesuatu yang gue yakini itu bakso. Dan kalian tau apa? ternyata yang gue yakini itu bakso tak lain dan tak bukan adalah terasi yang belum hancur! Hiiii... langsung gue begidik, rasanya bener-bener ga karuan di mulut gue. Gila, pikir gue! Segitunya Tuhan ma gue ya? Gue cuma pengen makan nasi goreng enak susah banget.

Waktu SMA gue pernah di ajakin temen magang gue makan di nasi goreng kaki lima yang dia bilang paling enak di kawasan tugu Jogja (waktu itu gue magang di Jogja). Dia bilang jaminan mutu, yang masak kaya koki, pake arak, yang bisa bikin wajan berapi-api. Wah gue tambah penasaran, dan gue berdoa dalam hati "Ya Tuhan, berkahi jalan gue kali ini". Sampai disana gue dengan yakin pesen nasi goreng. Dan bener aja si penjual uda kaya chef profesional, wajannya berapi-api. "Busyeeeettt, kali ini pasti enak". Lalu sepiring Nasi goreng terhidang dengan aroma khas (yang sejujurnya aroma nasi goreng itu eneg). Gue coba sesendok dengan keyakinan dalam hati gue 'nasi goreng ini pasti enak'. Dan lagi-lagi hal ajaib itu terjadi. Cuma Asin yang ada di lidah gue. Sial! Gue dibohongin temen gue, ato emang gue lagi sial? Gue pandangi muka si Albab -pelaku pembujukan terhadap diri gue- dan dia juga cuma nyengir dan bilang setengah berbisik "Sorry, gue ga tau, kemaren gue makan disini baik-baik aja kok!". Gue cuma nyengir, dan memandangi Esti yang juga ikutan nyengir. Alhasil ketiga bertiga nyengir bersama.

Itulah beberapa pengalaman buruk gue bersama nasi goreng. Tapi sekarang gue sedikit insyaf untuk menolak nasi goreng. Karena mungkin emak gue juga sudah Insyaf untuk bikin nasi goreng yang menjebak. Tapi tetep gue ga suka nasi goreng.

Senin, 07 Mei 2012

Sepercik Rindu

Kadang aku rindu akan sesuatu yang lalu.
Seperti yang ku rasakan sepekan terakhir ini.

Rindu yang amat sangat. Sepertinya hatiku sedang me-recall sesuatu.  Aku rindu masa SMA, rindu sahabat-sahabat yang terbaik. Rindu jalanan kecil yang sepi, air-air mengalir di parit-parit sawah.

Aku rindu akan semua yang terbaik yang ku pernah ku miliki.
Aku kan pulang, Aku akan pulang!
Entah kapan. Tapi itu pasti.
Akan ku peluk semua kenangan itu. Sahabat-sahabatku. Kota kecil terbaikku!